Jenius Musik yang Tuli
| Ludwig van Beethoven |
Namun, saat mengalami
tuli, komponis musik, Beethoven merombak kaki pianonya dan menulis musik lewat
getaran piano. Pada tahun 1802, Beethoven keluar dari kemuramannya. Dia
melanjutkan membuat komposisi. Pada tahun 1803 dia mementaskan Piano
Concerto in Eb Major, Op. 37 dan tampil sebagai solois. Pada tahun yang
sama Beethoven juga memainkan Violin Sonata Op. 47 miliknya dengan
violinis virtuoso George Polgreen Bridgetower (1799-1860). Tahun-tahun berlalu
dan Beethoven memperlihatkan sikap yang mau berjuang dari masa depresinya dan
tak mau kalah oleh penyakit. Pada
tanggal 29 November 1814, Beethoven mementaskan Fidelio yang sukses
besar. Sebagian besar anggota kongres Wina ikut menonton opera ini. Di luar
kesuksesan tersebut, pendengaran Beethoven semakin lama bertambah parah. Pada
tahun 1826, Beethoven menderita demam tinggi yang ternyata disebabkan oleh
sakit ginjal. Penyakitnya tak tertolong dan dia meninggal pada 26 Maret 1827.
Sekian dari postingan kali ini, semoga kita dapat mengambil
pelajaran dari perjalanan hidup seorang komponis musik yang sangat terkenal
yang ternyata mengalami ketulian namun dapat berhasil dalam hidupnya. Terima kasih.
No comments:
Post a Comment